Tampilkan postingan dengan label catetangw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catetangw. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 November 2012
Kurban dan Pengorbanan
Alhamdulillah Idul QurbanNya tiba di tahun ini.
Bersyukurlah jika kita menjadi salahsatu yg berkurban di tahun ini,jika belum bersabarlah,Allah selalu punya toleransi, memang belum masanya..Allah Maha tahu batas kemampuan hambaNya, cukup
niatkan saja dalam hatimu, bahwa pengorbanan itu adalah perjuangan, meski tak bisa berkurban tahun ini tak berarti pupus pengorbanan dan hilangnya nilai pengorbanan itu, tapi pemaknaannya jauh, jauh dari sekedar berkurban, menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada orang2 yang tidak mampu.
Lihatlah lebih dekat , berapa byk yang tak tersentuh, terlebih di masa sulit seperti ini, masa penuh
bencana alam, sodara2 di pengungsian,mrk yg di daerah konflik, rekan sejawat yang
juga kesusahan bahkan untuk sekedar bertemu sesuap nasi pun mereka masih harus berfikir kembali,
buat orang2 yang memang menjadi tanggungjawab kita. Bukan karena kelebihan harta, bukan pula karena pamer dan unjuk gigi akan kurban, akan hewan sembelih atas nama selainNya tapi semua murni karenaNya. Mungkin bukan saatnya kita berkurban dengan apa yang Rasulullah sunnahkan saat ied Adha tiba yakni dengan menyembelih hewan kurban, mungkin belum saatnya Allah lipatgandakan rezki di pintu kurban ini, tak usah berkecil hati, akan tiba masanya, karena pengorbanan yang
terbaiklah yang akan diterima seperti kurbannya Habil, seperti qurbannya nabi Ibrahim.
Allah, sungguh tiada yang
sempurna selain Engkau
Yang Maha Kaya yang Maha
Pemurah, berilah kami limpahan
RizkiMu dari pintuMu yang tak
pernah disangka2
Di hariMu ini izinkan kami menaruh harap
Pada segenggam do’a akan janjiMu yang tidak pernah bohong
janjiMu yang senantiasa tertepati
di bulan pengorbananMu ini
ajari kami untuk mampu membaca
hikmah teguranMu
agar kami mampu setegar Siti Hajar
Sepatuh dan seikhlas Nabi Ismail
Dan setaqwa Nabi Ibrahim dalam
berkurban padaMu
Meski raga ini tak mampu berada di tanah suciMu
Meski kini belum jua waktu memenuhi panggilanMu
Tapi kuyakini bahwa hati ini telah lama berada di sana
Karenanya beri kami kesempatan
Untuk mampu menggenapkan Rukun IslamMu
Dengan segenap kemampuan kami
dan bila kini cinta dan sayanganNya semakin ditunjukkan, ujian, cobaan, deraan, fitnah mengiringi, tentu inilah bukti, betapa IA pun begitu menyayangi.
berkurban tentu mengajarkan kita untuk senantiasa ikhlas dan berserah diri, ikhlas pada ketetapanNya berserah diri pada segenap ikhtiar, permasalahan, yakin IA akan membereskannya. Karena Allah tidak akan membiarkan hambaNya sendiri.
tidak akan!
di saat para jama’ah haji berwukuf
di Arafah saat itulah puncak haji,
saat dimana manusia berkumpul tak mengenal jabatan dan asal,
memohon ampun dan berserah diri sementara kita yang tidak melaksanakan haji disunnahkan untuk Shaum Arafah, yang keutamaannya adalah menghapus dosa yang lalu dan akan datang, juga memohon ampunanNya.
Puasa Arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar.
Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
“Dan beliau -alaihishshalatuwassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
tiada lagi yang mampu kita harapkan selain pertolongan dan ampunanNya, semoga kita senantiasa terus ditempa dengan berbagai ujianNya karena itu adalah bentuk kecintaanNya, jadi bersyukurlah Allah masih menguji kita utk mengetahui kadar keimanan dan kecintaan kita padaNya.
semoga Allah menerima ibadah haji dan Shaum Arafah serta amalan2 ibadah kita sepanjang penghidupan kita. Allahumma Aamiin
selamat berkurban smg kurban terbaik kita diterima Allah dan jd pemberat amal kebaikan kelam.
Allahumma AMin ;)
Allahu akbar..Allahu akbar..Allahuakbar…Walillahil hamd
Rabu, 29 Agustus 2012
Ied Mubarok 1433 H
Allahu akbar 3x
Laa ilaahaillahu Allahu Akbar
Allahu akbar walillahilhamd
saya dan keluarga mengucapkan;
Semoga Allah menerima ibadah shaum Ramadhan kita dan mempertemukan kita kembali pada RamadhanNya di tahun depan, inshaAllah. Aamiin
Laa ilaahaillahu Allahu Akbar
Allahu akbar walillahilhamd
saya dan keluarga mengucapkan;
IED MUBAROK 1433 H
TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Semoga Allah menerima ibadah shaum Ramadhan kita dan mempertemukan kita kembali pada RamadhanNya di tahun depan, inshaAllah. Aamiin
Minggu, 06 November 2011
Idul Adha Mu
catatan Iedul Adha tahun lalu
dan tahun ini pun Allah memberi kenikmatan berjuta kali lipat. Cinta dan kesayanganNya semakin ditunjukkan, ujian, cobaan, deraan, fitnah mengiringi, tentu inilah bukti, betapa IA pun begitu menyayangi. berkurban tentu mengajarkan kita untuk senantiasa ikhlas dan berserah diri, ikhlas pada ketetapanNya berserah diri pada segenap ikhtiar, permasalahan, yakin IA akan membereskannya. karena Allah tidak akan membiarkan hambaNya sendiri. tidak akan!
di saat para jama'ah haji berwukuf di Arafah saat itulah puncak haji, saat dimana manusia berkumpul tak mengenal jabatan dan asal, memohon ampun dan berserah diri sementara kita yang tidak melaksanakan haji di sunnahkan utk Shaum Arafah, yang keutamaannya adalah menghapus dosa yang lalu dan akan datang, juga memohon ampunanNya.
Puasa Arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar. Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
“Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
tiada lagi yang mampu kita harapkan selain pertolongan dan ampunanNya, semoga kita senantiasa terus ditempa dengan berbagai ujianNya karena itu adalah bentuk kecintaanNya, jadi bersyukurlah Allah masih menguji kita utk mengetahui kadar keimanan dan kecintaan kita padaNya.
semoga Allah menerima ibadah haji dan Shaum Arafah serta amalan2 ibadah kita.
Allahumma AMin ;)
10 Dzulhijjah 1431 H / 16 november 2010
Segala pujian hanyalah milik Allah, hamdan wa syukron, ini kalimat pamungkas untuk senantiasa berucap padaNya dan mensyukuri segenap kenikmatanNya.
Alhamdulillah Allah kembali mempertemukanku dengan Ied Adha Nya dan untuk yang kesekian kalinya pengorbanan ini diujiNya. Belajar dari kisah nabi Ibrahim kini seperti tergambar jelas dalam penghidupanku, dari tahun ke tahun dengan kesedihan itu harus mampu terhempaskan, keinginan untuk berkurban dan berbagi kebahagiaan harus pupus, keinginan untuk berbagi kenikmatan dengan orang lain juga harus kembali tertangguhkan. Hanya buliran airmata yang kerap menemani hari ied ini. Tapi Allah selalu punya toleransi, memang belum masanya..Allah Maha tahu batas kemampuan hambaNya, cukup niatkan saja dalam hatimu, bahwa pengorbanan itu adalah perjuangan, meski tak bisa berkurban tahun ini tak berarti pupus pengorbanan dan hilangnya nilai pengorbanan itu, tapi pemaknaannya jauh, jauh dari sekedar berkurban, menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada orang2 yang tidak mampu.
Lihatlah lebih dekat Dhea, berapa byk yang tak tersentuh, terlebih di masa sulit sepert iini, masa penuh bencana alam, sodara2 di pengungsian, rekan sejawat yang juga kesusahan bahkan untuk sekedar bertemu sesuap nasi pun mereka masih harus berfikir kembali, buat orang2 yang memang menjadi tanggungjawab kita. Bukan karena kelebihan harta, bukan pula karena pamer dan unjuk gigi akan kurban, akan hewan sembelih atas nama selainNya tapi semua murni karenaNya. Mungkin bukan saatnya kita berkurban dengan apa yang Rasulullah sunnah kan saat ied Adha tiba yakni dengan menyembelih hewan kurban, mungkin belum saatnya Allah lipatgandakan rezki di pintu kurban ini, tak usah berkecil hati, akan tiba masanya, karena pengorbanan yang terbaiklah yang akan diterima seperti kurbannya Habil, seperti qurbannya nabi Ibrahim.
Allah, sungguh tiada yang sempurna selain Engkau
Yang Maha Kaya yang Maha Pemurah, berilah kami limpahan RizkiMu dari pintuMu yang tak pernah disangka2
Di hariMu ini izinkan kami menaruh harap
Pada segenggam do’a akan janjiMu yang tidak pernah bohong
janjiMu yang senantiasa tertepati
di bulan pengorbananMu ini
ajari kami untuk mampu membaca hikmah teguranMu
agar kami mampu setegar Siti Hajar
Sepatuh dan seikhlas Nabi Ismail
Dan setaqwa Nabi Ibrahim dalam berkurban padaMu
Meski raga ini tak mampu berada di tanah suciMu
Meski kini belum jua waktu memenuhi panggilanMu
Tapi kuyakini bahwa hati ini telah lama berada di sana
Karenanya beri aku dan keluargaku kesempatan
Untuk mampu menggenapkan
Rukun IslamMu
Dengan segenap kemampuanku
Allahu akbar..Allahu akbar..Allahu akbar...Walillahil hamd
Segala pujian hanyalah milik Allah, hamdan wa syukron, ini kalimat pamungkas untuk senantiasa berucap padaNya dan mensyukuri segenap kenikmatanNya.
Alhamdulillah Allah kembali mempertemukanku dengan Ied Adha Nya dan untuk yang kesekian kalinya pengorbanan ini diujiNya. Belajar dari kisah nabi Ibrahim kini seperti tergambar jelas dalam penghidupanku, dari tahun ke tahun dengan kesedihan itu harus mampu terhempaskan, keinginan untuk berkurban dan berbagi kebahagiaan harus pupus, keinginan untuk berbagi kenikmatan dengan orang lain juga harus kembali tertangguhkan. Hanya buliran airmata yang kerap menemani hari ied ini. Tapi Allah selalu punya toleransi, memang belum masanya..Allah Maha tahu batas kemampuan hambaNya, cukup niatkan saja dalam hatimu, bahwa pengorbanan itu adalah perjuangan, meski tak bisa berkurban tahun ini tak berarti pupus pengorbanan dan hilangnya nilai pengorbanan itu, tapi pemaknaannya jauh, jauh dari sekedar berkurban, menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada orang2 yang tidak mampu.
Lihatlah lebih dekat Dhea, berapa byk yang tak tersentuh, terlebih di masa sulit sepert iini, masa penuh bencana alam, sodara2 di pengungsian, rekan sejawat yang juga kesusahan bahkan untuk sekedar bertemu sesuap nasi pun mereka masih harus berfikir kembali, buat orang2 yang memang menjadi tanggungjawab kita. Bukan karena kelebihan harta, bukan pula karena pamer dan unjuk gigi akan kurban, akan hewan sembelih atas nama selainNya tapi semua murni karenaNya. Mungkin bukan saatnya kita berkurban dengan apa yang Rasulullah sunnah kan saat ied Adha tiba yakni dengan menyembelih hewan kurban, mungkin belum saatnya Allah lipatgandakan rezki di pintu kurban ini, tak usah berkecil hati, akan tiba masanya, karena pengorbanan yang terbaiklah yang akan diterima seperti kurbannya Habil, seperti qurbannya nabi Ibrahim.
Allah, sungguh tiada yang sempurna selain Engkau
Yang Maha Kaya yang Maha Pemurah, berilah kami limpahan RizkiMu dari pintuMu yang tak pernah disangka2
Di hariMu ini izinkan kami menaruh harap
Pada segenggam do’a akan janjiMu yang tidak pernah bohong
janjiMu yang senantiasa tertepati
di bulan pengorbananMu ini
ajari kami untuk mampu membaca hikmah teguranMu
agar kami mampu setegar Siti Hajar
Sepatuh dan seikhlas Nabi Ismail
Dan setaqwa Nabi Ibrahim dalam berkurban padaMu
Meski raga ini tak mampu berada di tanah suciMu
Meski kini belum jua waktu memenuhi panggilanMu
Tapi kuyakini bahwa hati ini telah lama berada di sana
Karenanya beri aku dan keluargaku kesempatan
Untuk mampu menggenapkan
Rukun IslamMu
Dengan segenap kemampuanku
Allahu akbar..Allahu akbar..Allahu akbar...Walillahil hamd
10 Dzulhijjah 1432 H / 6 November 2011
dan tahun ini pun Allah memberi kenikmatan berjuta kali lipat. Cinta dan kesayanganNya semakin ditunjukkan, ujian, cobaan, deraan, fitnah mengiringi, tentu inilah bukti, betapa IA pun begitu menyayangi. berkurban tentu mengajarkan kita untuk senantiasa ikhlas dan berserah diri, ikhlas pada ketetapanNya berserah diri pada segenap ikhtiar, permasalahan, yakin IA akan membereskannya. karena Allah tidak akan membiarkan hambaNya sendiri. tidak akan!
di saat para jama'ah haji berwukuf di Arafah saat itulah puncak haji, saat dimana manusia berkumpul tak mengenal jabatan dan asal, memohon ampun dan berserah diri sementara kita yang tidak melaksanakan haji di sunnahkan utk Shaum Arafah, yang keutamaannya adalah menghapus dosa yang lalu dan akan datang, juga memohon ampunanNya.
Puasa Arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar. Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
“Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
tiada lagi yang mampu kita harapkan selain pertolongan dan ampunanNya, semoga kita senantiasa terus ditempa dengan berbagai ujianNya karena itu adalah bentuk kecintaanNya, jadi bersyukurlah Allah masih menguji kita utk mengetahui kadar keimanan dan kecintaan kita padaNya.
semoga Allah menerima ibadah haji dan Shaum Arafah serta amalan2 ibadah kita.
Allahumma AMin ;)
Minggu, 19 Juni 2011
SOBATAN
Bismillahirrahmaanirraahiim
Izinkan Dhea menorehkan sepenggal kisah yg pernah singgah, meski hanya sekedar tp lebih dari seadanya.
Teruntuk orang yang Dhea sebut ‘SAHABAT’
Entah bagaimana memulainya. Bahkan aku sendiri nyaris lupa, sering bertanya dalam hati seberapa pantas kita ini disebut friendship atau hanya gw yang terlalu lebay utk bisa mengisahkannya??tak apa lah untuk kali ini ingin sekali berbagi tentang kalian dan kita.
Ga ada yang tahu kapan –yang disebut sahabatan—itu terjalin, yang gw tau baik itu gw dan 2 lelaki yang baik ini tiba2 saja menjadi bagian dlm sebuah lingkaran –yang kami sebut sahabat—semoga tidak berlebihan, tentu tidak, bila tanpa disadari kami bertiga memiliki --nyaris—beberapa kesukaan, yang agak dominan adalah suka music, suka ngoceh, suka English—kalo yg ini gw ketularan—dan tiba2 dari situ kami punya ‘selera’ yang sama.
| pertemuan perdana ya Jan ;) |
Let's here we know more about them [lebih tepatnya Banna dan Ojan]..
| cikal bakal ARIN |
Oke, Banna. Iswandi Banna. Lelaki muda. status menikah dengan satu anak Kafi Arkan. Kenal dengan Banna pertama kali saat berada dlm organisasi aliansi radio saat kami masih bersama2 di dunia penyiaran. Tidak ada yang special, hanya kadang kami suka share ttg penyiaran, terlebih gw dan Banna saat itu sama2 menjadi MD di masing2 radio yg di gawangi jadi kerjaannya ya diskusi mulai dari layak enggaknya lagu tsb naek ataupun mengudara ampe soal tangga lagu nasyid. Yang kocak di sini mulai brasa ‘Chemestry’-nya, tiap ada lagu baru selalu aja kita saling pamer dan jagoin lagu masing2, pernah suatu waktu kita share nasyid, ada satu lagu yg blm pernah gw denger ataupun sebaliknya nah disitulah kita tukeran, peraturannya setelah dengerin tuh lagu wajib masing2 dari kita kasih komen dan layak ga mengudara. Ini pekerjaan yg ga mudah buat seorang MD [Music Director] di radio yang senantiasa jadi rujukan para musnyid dan Nasyid Lovers, jadilah acara tuker lagu jadi acara diskusi yang unik, belom lagi klo pas kebetulan kita sama2 suka dg lagu tersebut jadilah tuh lagu nge-hits bgt di dua radio kami. Dari situlah sampe sekarang, ternyata kami memiliki ‘selera’ yang sama. Mungkin ini ‘latah’nya MD ya? ;)
Dan ga berhenti sampe disitu, ada lagi kesamaan lain yg nge-klik bgt, entah ini sebuah kebetulan atau tidak, pernah suatu saat pertemuan di aliansi kami memiliki ‘mimpi’ yang sama, baru saja bercerita soal komunitas nasyid dan penghargaan. Pengen bikin sebuah acara anugerah nasyid, dimana semua org2 yg peduli dg nasyid mulai dari munsyidnya, produser, distributor ampe nasyid lovers kumpul tumplek blek jadi atu di acara tersebut macem Grammy atau AMI Award wow!!pasti seru, dan ternyata sama!!itu mimpi yang sama gw ma Banna, duh jadi terharu, dan Alhamdulillah Allah perlahan mewujudkannya meskipun belum sesempurna mimpi kami, inget INA 2011 ya Ban. Gw bleler bgt klo inget acara itu dan itu tanpa lo!! Hahaha lebay lagi!! :D
Tapi bukan sobatan namanya klo tanpa 'clash', kerja bareng pertama tapi justru disinilah sobatan kami teruji, jaman2nya pameran buku islam taun 2010 lalu, pertama sekaligus terakhir buat Banna setelah itu orang ini menghilang dan karena alasan itulah gw merasa perlu membuat tulisan ini..ah mengada2 DHea ;D
Keberadaannya di dunia penyiaran dan nasyid tak dapat dipandang sebelah mata, selalu banyak yang menarik darinya, terutama pemikirannya yang selalu selangkah lebih maju, visioner dan kreatif, ide2nya juga g kalah gokil dan saking ‘ngefans’-nya Banna termasuk dari 8 penyiar Inspiratif versi gw..hehe..tp ini teh beneran ^^v
![]() |
| Siaran perdana kumpul2 penyiar |
Hingga kini, meski kami tak lagi berada di dunia yang sama tapi karya dan kreativitasnya ga pernah pudar, kini ia lebih banyak ‘maen’ weblog yg sangat inspiratif juga dan dua dunia tadi pun benar2 melekat. Weblognya juga banyak dilirik bloger asing dan terakhir tulisan2nya juga dimuat di salahsatu situs online Indonesia. Bangga!!. Ternyata benar ungkapannya saat hendak pergi “sesungguhnya ane tidak meninggalkannya sepenuhnya, mereka {broadcast dan nasyid] masih dibawa serta. Sukses Iswandi Banna!!
Selanjutnya FauzanFadli
Rekan satu siaran di Galaksi Bintang Muda Sabili setiap Rabu membuat gw makin suka dengan gaya bocah ini. “Dul”, panggilan gw buat lelaki yang baru saja di wisuda S1 nya tahun ini. Kapan ya pertama kali gw kenal lo Dul?seingat gw saat pertemuan perdana cikal bakal ARIN di Ramadhan 2009 semua penyiar radio islam kumpul disitu di sebuah resto pizza di Jakarta, right? Penyiar Radio Komunitas juga, Lo tau satu kata buat lo Jan saat itu ‘Rame’, fresh, more british!!tp gw suka gaya lo, apalagi saat lo sapa org2 di situ..hahha..fresh la, asik bgt, meskipun berulang kali gw mengernyitkan dahi saat lo ga ada diemnya gerak sono sini. Nothing special sampe kemudian gw jatoh hati ama british lo!!hahha…jadi punya temen buat blajar English bareng dan sisi inilah yg kemudian gw, Banna dan Ojan ‘ketemu’..ga sok british yee tp emang bahasa English itu penting bgt buat penyiar!!hehe..msh perlu byk belajar lagii..
Selanjutnya yang menarik adalah adegan 'doktrinisasi' yg dilakukan Banna buat Ojan..pssttt..'nasheed toxic' pertama ya Jan buat lo dari mas Ban2, inget banget saat Banna nularin racun nasyidnya ke Ojan, lagu perdananya Haris Isa dengan KarenaNya Aku Menolakmu, sempet terharu saat Ojan bilang “Gila mba, baru kali ini gw dgr lagu yg ngepas bgt dg gw, ternyata nasyid ga sependek yg gw kira selama ini”, [aih?] lebih terharu lagi saat akhirnya perlahan nasyid mulai mengudara di acara radionya [RISMATA] yg dia bawain yg notabene anak2 gaul..hahha..sukses juga racunnya Banna, selanjutnya Ojan jadi pengikut gw dan Banna..aih??maksudnya doyan ngumpul2 bareng2 munsyid dan menggelontorlah ‘racun2’ nasyid lainnya…gudjob!! :D
Ojan mungkin belahannya Banna kali ya, bocah ini kalo udah diduetin berdua ama Banna aura bintangnya keluar..hehe ‘aura bintang’ jadi inget pas lo ikut audisi nasyid Jan..hahha ini juga bukti kesuksesan gw ma Banna ngajak lo ke dunia nasyid. Bahkan saking ‘soulmate’-nya Ojan ga mau ngemsong [minjem bahasa Ojan]—nge-MC klo g bareng Banna, hadeeeeuuhhh..trek record mereka juga keren, mulai dari ngeMC audisi solois, IBF, ampe acara konser Palestina yg diakui Ojan itu awal2 pertemuannya dg Banna??mosok c Jan??dan lagi2 Ojan pernah jadi org penting saat ‘clash’ itu terjadi.hehe…selalu ungkapannya “gw ga mao ah klo ga ada mas Ban2”..heemmm..kocak!!![]() |
| ini contoh gokilnya ;) |
Dan hingga kini gw masih berharap bisa bertemu mereka berdua dalam satu waktu, dalam satu kesenangan yang sama, ngeMC bertiga, ngubek2 Nasyid, ngoceh English, siaran bareng…heemm..gokil bareng!!ada yg berminat jd sponsor kami??hahhaa…
Semoga Allah memberkahi persahabatan ini. Jadi ingat lagunya HAWARI—Setialah Sahabat;
Aku tak sempurna seperti Nabiyallah Nabi Muhammad
Aku tak setaqwa Nabiyallah Ibrahim
Aku tidak semulia Nabi Ismail
Aku tidak setampan seperti Nabiyalloh Nabi Yusuf
Ku tak setabah Nabiyallah Nabi Ayyub
Aku tidak segagah Nabiyalloh Nabi Musa
Sahabat Setialah..
Dedicated for us!! ^^v
Alhamdulillah…
Langganan:
Postingan (Atom)


