Rabu, 25 Mei 2011

LIST MAHASISWA TUGAS PRESENTER DI LAATAHZAN TV

Berikut List Mahasiswa smt6 [094] Komunikasi Penyiaran Islam UNJ Tugas Presenter di LAATAHZANTV :


1. Yusuf Fauzi
2. Willy Azwendra
3. Jamaludin
4. Jiyadul Rifki
5. Raihan Al Kamil
6. Advent Jose
7. Ilyas Rosyadi
8. Fildzah Kamaliyah
9. Dini Sulastri
10. Ani Anjani
11. Dwi Nor'aeni
12. Edi Purnomo
13. Fina Sukmawati
14. Lily Meutia
15. Zahra Oktavianti
16. Nurrohmah Dina
17. Alvi
18. Aida
19. Rahmawati
20. Siti Rumsari
21. Restu
22. Nur Isnayanti
23. M.Angga
24. Ulin Ni'mah
25. Abdullah
26. M.Hafid
27. Irfan Baihaqi
28. Syifa Faudziah
29. Uswatun Hasanah
30. Elga Septyan
31. Iqbal Tawakal
32. Adzni
33. Basofy
34. Muslim Naid
35. M.Firman
36. A. Fatahillah
37. A.Haidar
38. A.Sofyan
39. Rifki HR
40. Hendro
41. Abu Dzar


Untuk Jadwal waktu Presenter bisa hubungi bu Emile 081316177448 / 08567792626 di studio LAATAHZANTV



Cyber Building 10th Floor
Jl. Kuningan Barat No.8
Jakarta 12710 Indonesia

Sabtu, 21 Mei 2011

SANG MUROBBIYAH

Allah…

Tiada yang mampu terucap selaen Engkau, belum kering airmataku selama satu pekan ini Kau senantiasa mengingatkan aku akan dzikrul maut yang sejatinya sangat dekat. Setelah kecelakaan Ayah hampir 3 pekan lalu, kemudian suatu pagi di pekan lalu sebagai bentuk kecintaanMu pada kami, kembali sosok murobbiyah kami ustz.Suharni [Isteri Ust.Tamin—Mantan Ketua DPC Pondok Gede dan Mantan Redaktur Majalah Sabili] harus pergi meninggalkan kami, tak banyak yang terekam sosok beliau, terakhir kami satu halaqoh memang pernah ‘berguru’ padanya karena murobbiyah kami memiliki keperluan [karena sakit yg mengharuskan bedrest], jadilah selama hampir 2 bulan kami bersama beliau, sosoknya yang bersahaja ditambah ketegasan yang beliau miliki membuat kami segan terhadapnya namun semakin terpacu untuk menjadi kader muslimah sejati. Selamat jalan ummi…

Kesedihan selanjutnya datang seperti berurutan, sahabat dan kakak kami penulis nasional yang karya2nya juga mendunia harus Kau ‘jemput’ pula hari Rabu lalu [18/5] Mba Nurul F.Huda, aku mengaguminya sebagai sosok penulis yang sungguh luarbiasa, karya2nya sering menjadi inspirasi tulisanku setelah mba Asma Nadia dan mba Helvy Tiana Rossa, semoga Allah juga melapangkan kuburmu mba..we love you…

Dan kini, masih dalam pekanMu, hanya berselang 2 hari kembali Kau ‘jemput’ Ummi, Murobbiyah, Da’iyah kami Ustz. Yoyoh Yusroh dalam sebuah kecelakaan mobil dini hari tadi [21/5] jam 03.30, Allah…Kau pasti memiliki rencana atas semua ini, dan tumpahlah airmata ini, kembali Kau ‘Jemput’ mutiara kami, sosok yang sangat bersahaja. Tidak banyak yang kutahu akan sosoknya, yang kutahu ia adalah ustazah yang hebat, ibu dari 13 anak yang semuanya Hafiz dan Hafidzoh, keluarga penghafal Alqur’an, di tengah kesibukannya sebagai anggota dewan hafalannya juga luarbiasa, hingga beliau mendirikan Alqur’An Center Ummu Habibah, Wanita yang sungguh hebat dan luarbiasa, Allahu yarham…

Tidak banyak yang terekam kebersamaanku dengan Almarhumah, terakhir yang kuingat aku pernah mewawancarainya dalam sebuah kesempatan saat beliau baru pulang dari kunjungan Parlemen ke Gaza dan dalam rangka memberikan bantuan untuk rakyat Gaza. Saat itu beliau mengisi acara yang diadakan oleh mahasiswa UI tahun lalu dan dimeriahkan oleh nasyid Shoutul Harokah dan Izzatul Islam. Aku datang agak telat, selain karena memang pada awalnya tidak memiliki rencana untuk datang ke acara tersebut namun entah mengapa naluri jurnalisku lebih kencang berdetak, saat itu hati kecilku mengatakan “kapan lagi bisa bertemu dengan ustz.Yoyoh’ siapa tahu bisa jadi narsum di radio”, entah ini sebuah guyonan atau bahkan firasat dan kini aku hanya bisa menitikkan airmata saat teringat akan ucapan yang nampaknya Allah belum mengizinkan.

Masih teringat jelas usai acara seperti biasa aku tak pernah bisa melewatkan ‘moment’ dimana dan kapanpun selama berpotensi menjadi berita maka aku akan mengejarnya, sejak awal mengikuti acara tersebut aku selalu bertakbir dan terus menatap wajahnya, bagaimana ia bercerita soal Gaza, perjuangannya bersama rekan2 untuk mampu masuk melewati perbatan demi perbatasan, saat bagaimana ia bersama rekan hampir berada diujung maut demi menghantarkan ‘tugas’ dan titipan saudara2 muslim Indonesia untuk Palestina dan mereka rela melakukannya karena tugas dakwah, Negara dan tentu ‘panggilan jihad’, gema takbir sontak menggentarkan ruangan. Tiba2 aku mencintai sosoknya, Ustz. Yoyoh.

Usai acara aku sudah mewanti2 panitia untuk mewawancarai beliau secara LIVE ke radio, namun karena padatnya kegiatan beliau panitia menawarkan untuk berdialog di mobil saja di parkiran kampus, akhirnya dengan tergopoh2 aku harus mengejar beliau yang sudah standby di mobil bersama sang suami H. Budi Dharmawan,

“mohon maaf, bisa ikut mobil kami saja jika ingin wawancara?”

Sapaan hangat yang tentu aku tak bisa menolak ajakan tersebut, akhirnya dengan keberanian aku masuk mobil beliau dan mulai melaju ke lokasi agenda berikutnya yakni KNRP di daerah Ragunan.

“mohon maaf ya mba, kami terburu2 harus mengejar rapat di KNRP, takut terlambat”

Subhanallah, padahal rapatnya baru akan mulai setengah jam lagi tapi ketakutan akan waktu membuat aku semakin cinta dengan sosoknya.

“apa yang bisa kami bantu?, mbanya dari mana ya?”

Ups aku hampir lupa kalau di sini aku sedang bertugas, keasikan melihat pasangan suami isteri di mobil ini, suaminya pak Budi menyetir dengan santai meski aku menilainya agak sedikit tergesa sementara almarhumah duduk di kursi depan bagian kiri dan aku di bagian belakang, mobil sedan yang kami kendarai jadi tidak terlalu jauh jaraknya. ‘amunisi’ jurnalis sudah kusiapkan sejak tadi,

“saya Dhea Qotrunnada dari Radio Sabili”

Ujarku seraya mengeluarkan ID PERS SABILI, ustazah Nampak yakin meski harus kembali bertanya,

“media barunya SABILI ya?, sukses ya buat media Islam”

Wah, aku semakin tergugah, perjalanan yang lumayan panjang dari Depok ke Ragunan, dengan sigap aku mulai mewawancarai beliau secara LIVE sekaligus merekamnya, tentang bagaimana perjalannya selama ke Gaza Palestina, kronologis sampai kerja2 dakwah dan kisah2 wanita Palestina di sana, suasananya demikian cair, sesekali kami mengurai tawa agar tentu tak terlalu kaku, satu hal yang aku ingat dalam perjalanan itu, setiap traffic Light yang dilalui selalu ada yang khas dari pasangan suami isteri ini, keduanya selalu menyiapkan uang recehan untuk anak2 jalanan atau pun pengamen, subhanallah pandangan yang jarang kutemui, santun, ramah, penyayang, menjadi anggota DPR tak membuat Ibu 13 anak ini membusungkan dada, menjadi wakil rakyat adalah amanah terbesarnya. Bahkan saat beliau bercerita tentang bagaimana perjuangan dan pengalamannya saat harus bertemu dengan tentara Israel di perbatasan saat itu ia dan rekannya hampir berada di ujung maut, matanya sedikit berkaca2 begitupun sang suami, handphone dan tape recorderku saja nyaris terjatuh jika tidak pada akhirnya dibantu oleh ustazah untuk dipegangnya sendiri. Sepanjang perjalanan hanya kemesraan yang tercipta, mobil yang kami tunggangi juga wangi aromaterapi yang memang sengaja dipasang, meskipun beberapa kali aku sempat terbatuk2 menahan asapnya,

“maaf ya mba, terganggukah?biar saya kecilkan”,

Ternyata pak Budi sang suami juga sedikit batuk, ada sedikit guyonan diantara mereka hingga kemudian ustazah mengecilkan aroma terapi tersebut. Saat itu ada pikiran nakal yang menari2, hum..jika ada penghargaan pasangan paling romantis aku akan menyematkannya untuk keduanya.

Tak terasa perjalanan kami sudah hampir sampai di KNRP, sebelum turun berulang kali beliau berpesan jadilah media islam yang jujur membangun kepercayaan diri, dan berulang kali pula ia meminta untuk tak segan2 berbincang dengan wakil rakyat, wah ustazah kalau semua wakil rakyat kayak ustazah mah hayuk aja gumamku dan bahkan satu hal yang membuat aku kembali berdecak kagum akan sosoknya adalah saat dimana kami bertukar nomor hape dan beliau bersedia untuk menjadi narsum jika diperlukan..Allah..hingga kini aku hanya mampu menangis jika mengingatnya, Allah Sang pemilik rencana hanya IA yang Maha tahu apa yang terbaik dan hingga kini aku belum berhasil membawanya untuk berbincang di studio ‘korak api’ kami hingga wawancara itulah wawancara pertama sekaligus yang terakhir buatku.

Dan kini, disela2 proses pemakaman almarhumah aku semakin menyesali diri karena aku tak bisa berada di tengah2 mereka para kader. Tokoh nasional, ikhwan, akhwat dan masyarakat Indonesia yang menghantarkan kepergiaannya karena tugas Negara-ku yang tak dapat ditinggalkan, namun di waktu DHuha tadi kusempatkan untuk sholat Ghaib semoga segala kebaikannya diterima Allah dan dimudahkan serta dilapangkan kuburnya atas do’a2 anak2nya yang sholeh dan sholeha.

Aku pun yakin banyak rekam kebaikan, siapapun yang pernah bersama beliau, baik dalam hitungan tahun, bulan, hari atau bahkan jam seperti diriku. Lihat saja, proses pemakaman beliau penuh sesak semua ingin mendoakan dan menyolati beliau, seorang sahabat di akun twitternya bahkan mengatakan suasana ini sama seperti ketika perginya Sang Murobbi Allahuyarham ust. Rahmat Abdullah.

Dan kini, sosok itu telah pergi meninggalkan kami, mutiara hati dan bangsa ini, putri terbaik negeri, sosok Bunda jutaan kader kami, SANG MUROBBIYAH kami. Dan aku pun bersyukur dapat bersama dengan beliau meski hanya hitungan jam yang sarat makna.

Lihat, sedemikian cintanya Kau pada saudara kami hingga mereka yang sangat baik sosok dan kepribadiannya Kau ‘jemput’ lebih dulu, sungguh bulan ini menjadi begitu indah karena telah Kau ingatkan kami akan dzikrul mautMu yang begitu dekat, hantarkan kami pula pada peraduanMu dengan khusnul khotimah seperti saudara2 kami yang Kau lebih cintai mereka dalam balutan kasihMu, jutaan do’a untuk kebaikan mereka dunia akhirat.

Selamat jalan, Ummi, Bunda, Ustazah…
“SANG MUROBBIYAH”
Kuatkan kami agar kami mampu melanjutkan estafeta dakwah ini, seperti tulusnya sosok dan kerja dakwahmu Lillahi Ta’ala…

Profil Ustadzah Yoyoh Yusroh

Ibu dari 9 putra dan 4 putri ini termasuk di antara 50 orang pendiri Partai Keadilan (PK). "Lima orang pendiri perempuan. Saya satu di antara 5 orang itu," paparnya kala itu.

Ketika PK baru dibentuk ia diminta untuk menjadi Ketua Departemen Kewanitaan. Setelah satu tahun ia mengundurkan diri lalu diamanahi menjadi Ketua MPP (Majelis Pertimbangan Partai). Istri dari H. Budi Dharmawan ini ketika terjun ked unia politik tidak pernah terpikir olehnya untuk menjadi anggota DPR. Pertamakali Yoyoh Yusroh masuk DPR ketika ia diminta untuk menggantikan rekannya dalam periode PAW.

Pada periode lalu Yoyoh terlibat dalam pembuatan UU PKDRT (Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga), UU PPILN (Perlindungan Pekerja di Luar Negeri) dan UU Praktik Kedokteran. Kini ia terlibat dalam Pansus Rancangan UU Pornografi dan Pornoaksi sebagi Wakil Ketua Pansus dan Rancangan UU Rancana Jangka Panjang Pembangunan Nasional. Dia pernah menjabat di Komisi VIII sebagai Wakil Ketua.

Yoyoh adalah salah seorang tokoh pendiri PKS. Wanita yang biasa disapa ustadzah Yoyoh ini dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja.

Ibu dari 13 orang anak ini lahir di Tangerang, 14 November 1962. Dia menjadi anggota DPR sejak tahun 1999 dan sudah menempati sejumlah komisi.

Yoyoh juga kini aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI Tahun 2005-2010, bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia.

Sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001.

Selamat jalan Ustadzah... Allahumagfirlaha warhamha wa’afihi wa’fuanha

yang sempat terekam oleh rekan kami akan sosok Bunda Yoyoh

berikut foto2 jelang prosesi pemakaman Almarhumah dari twitter bang Ferry Ardian foto prosesi pemberangkatan jenazah Ustz.Yoyoh

sholat jenazah diimami o/ ustadz dr.salim diikuti oleh ribuan jamaah #bundaYoyoh #fb
'sang murobbiyah' tetap tsenyum dlm balutan kain kafan.. #bundaYoyoh #fb
buku ucapn bela sungkawa di rmh dinas dpr..saat ini jenazah almh blm tiba tp pelayat sdh ramai #bundaYoyoh #fb
ini foto almarhumah, mujahidah dakwah, ustadzah yoyoh yusroh bsama keluarga.. -____- #fb

sumber profil dan foto:









Kamis, 21 April 2011

Download Materi Ajar Broadcasting

buat adik-adik mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Negeri Jakarta, ini beberapa materi ajar yang bisa di download dan dipelajari. semoga membantu.


1. SEJARAH RADIO download di sini
2. JURNALISME RADIO download di sini
3. RADIO TOOLS download di sini
4. TEKNIK REPORTASE download di sini
5. TEKNIK SIARAN RADIO download di sini
6. TAHAPAN PRODUKSI TV download di sini
7. EDITING BERITA download di sini
8. ANNOUNCHING SKILL TV download di sini
9. STRUKTUR ORGANISASI download di sini
10. REPORTASE DAN WAWANCARA download di sini
11. DASAR-DASAR PENYIARAN TV download di sini
12. PROGRAM RADIO ISLAM download di sini *new

Siaran Bareng Fadli dan Rindra PADI

Rabu pekan lalu tepatnya 13 April, Radio Islam Sabili kedatangan tamu spesial, penyanyi band papan atas Indonesia; PADI mas Fadly [vokalis] dan mas Rindra [Bassist] mereka cerita banyak soal nyanyi bareng the most popular islamic singer Maher Zain. simak obrolannya bareng Dhea Qotrunnada


bisa juga dapetin MP3 nya download di sini

Belajar dari Mourinho

VIVAnews - Real Madrid akhirnya menambah perolehan koleksi trofi Copa del Rey (Piala Raja) setelah mampu menang atas Barcelona pada partai final di Stadion Mestalla, Rabu, 20 April 2011.
Dengan tambahan trofi itu, Madrid saat ini mengoleksi 18 trofi Copa del Rey. Madrid terakhir memperoleh Piala Raja pada tahun 1993. 

Madrid baru bisa memastikan kemenangan setelah melalui laga selama 120 menit. Madrid menang setelah gol semata wayang Cristiano Ronaldo pada menit ke-103. Gol Ronaldo terjadi berkat umpan silang dari Angel Di Maria. Ronaldo yang tanpa pengawalan ketat pemain belakangEl Barca dengan tenang melesakkan bola lewat tandukan kepalanya.

Bermain di Stadion Mestalla, kedua tim bermain keras dan taktis. Wasit yang memimpin pertandingan itu terpaksa sampai harus mengeluarkan delapan kartu kuning dan satu kartu merah.

Madrid terus melancarkan serangan di babak pertama. Sejumlah peluang dari Cristiano Ronaldo masih mentah di tangan kiper Jose Pinto dan barisan pertahanan Barcelona.

Madrid kembali belum menemui keberuntungan ketika sundulan Pepe hanya mampu membentur tiang kanan gawang Barca. Hingga akhir babak pertama, skor masih 0-0.

Di babak kedua, giliran Barcelona yang menebar ancaman. Beberapa kali manuver Lionel Messi merepotkan kubu El Real.

Salah satunya pada menit ke-74 ketika tendangan Messi masih bisa ditepis kiper Iker Cassilas. Peluang emas untuk Barca kembali datang di menit ke-80, kali ini melalui kaki Andres Iniesta.

Menjelang akhir babak kedua, Madrid gantian membalas dengan serangan balik. Dalam rentan waktu yang tidak terlalu lama, Madrid telah melesakkan dua peluang emas melalui Ronaldo dan Angel Di Maria. Namun, Pinto berhasil menggagalkan usaha pemain Madrid dengan melakukan penyelamatan gemilang.

Hingga waktu normal habis, kedua tim masih belum mampu membuat gol. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Memasuki waktu extra time, kedua tim masih saling menyerang. Pilihan pelatih Jose Mourinho yang lebih memilih melakukan serangan balik membuahkan hasil. 

Di saat pasukan Pep Guadiola asyik menyerang, Madrid mampu mencuri peluang. Lewat Di Maria yang menggiring bola ke sisi kiri lapangan langsung mengirimkan bola ke dalam kotak penalti. Ronaldo yang tanpa pengawalan ketat pemain belakang El Barca mampu mencetak gol lewat tandukan kepalanya. 1-0 untuk Real Madrid.

Pada menit ke-120, Madrid harus kehilangan satu pemainnya, Di Maria setelah melakukan pelanggaran kepada Messi. Wasit Alberto Undiano Mallenco terpaksa memberikan kartu merah kepada pemain asal Argentina itu.

Tertinggal satu gol, Barcelona sebenarnya langsung tancap gas. Sayang, upaya Lionel Messi untuk menembus pertahanan Madrid selalu gagal. Hingga laga usai, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Madrid. 

Susunan pemain

Barcelona: Pinto, Alves , Pique , Mascherano,  Adriano,  Xavi, Busquets Iniesta, Pedro, Messi, Villa.

Real Madrid
: Casillas; Arbeloa, Ramos, Carvalho, Marcelo; Khedira, Pepe, Xabi Alonso; Ozil (Adebayor); Ronaldo, Di Maria.

Siapapun yang melihat pertandingan Final Copa Del Rey [Piala Raja Spanyol—Liga Spanyol] dini hari tadi [21/4] kian bergemuruh, pertandingan final yang sangat bergengsi antara Real Madrid dan ‘musuh bebuyutannya’ Barcelona. Padahal trek record nya jelas, perjumpaan sering, sama2 kuat, total football, Spanyol banget. ^^

Tapi tak ada yang lebih menarik dari pertandingan dini hari tadi selaen kampeon-nya om Jose Mourinho dalam ajang perdana-nya di Copa Del Rey ini yg berhasil menghadiahkan tropi itu utk Iker Cassillas dkk. Harus diakui om Mourinho itu keren, trek record nya luarbiasa, hamper semua klub bola yang ia tangani selalu berlimpah prestasi, setelah di Italia dengan Intermilan-nya, Inggris dengan Chelsea, Spanyol dengan Real Madrid-nya ia buktikan nyaris sempurna, tropi perdana dengan gelar yg dinanti setelah 13 tahun.

‘The Special One’, gelar itu Nampak semakin mengukuhkan keberadannya sebagai pelatih termahal saat ini, apa yang ia tangani hampir selalu sempurna, apa yang ia singgahi selalu menyisakan jejak prestasi dan bergudang gelar.

Ini yang menarik dari sosok om Mourinho, belajar dari seperti anjuran Islam setiap tempat yang kita singgahi setiap komunitas yang kita berada di dalamnya hendaknya memberikan banyak manfaat dan meninggalkan jejak kebaikan.

ini dia track record-nya Om Mourinho;
José Mário dos Santos Mourinho Félix,lebih dikenal sebagai José Mourinho, (dibaca: [ʒuˈzɛ moˈɾiɲu] ; lahir di Setubal, Portugal, 26 Januari 1963 adalah seorang pelatih sepak bola asal Portugal. Ia adalah pelatih Inter Milan.
Terakhir dari 2 Juni 2004 hingga 20 September 2007 ia melatih klub English Premier League, Chelsea. Sebelumnya ia melatih F.C. Porto (2002-2004),U.D. Leiria (2001-2002), dan S.L. Benfica (2000-2001). Ia telah dua kali membawa Porto dan Chelsea menjadi juara liga serta mengantarkan gelar Liga Champions dan Piala UEFA bagi Porto. Ia dua kali dinobatkan sebagai pelatih sepak bola terbaik dunia oleh International Federation of Football History & Statistics (2004 dan 2005).
Mourinho belajar di universitas di Lisboa dan meraih gelar sarjana dalam bidang ilmu olah raga dengan tesis mengenai metodologi persepak bolaan. Mourinho dengan cepat beralih profesi mulai dari mengajar, melatih tim junior dan menjadi penterjemah untuk Bobby Robson pada Sporting Lisboa, kemudian menjadi asisten pelatih ketika ia mengikuti Robson pindah ke FC Porto dan Barcelona. Di Barcelona, ia menjadi asisten Louis van Gaal, kemudian di tahun 2000 ia kembali ke Lisboa dan menjadi pelatih Benfica.
Mourinho terkenal dengan komentar-komentarnya yang sangat tajam dan kontroversial. Saat tiba di Chelsea pada 2004, ia menyebut dirinya sebagai "sang istimewa" (The Special One). Ditambah dengan penampilannya yang bergaya "bintang film", ia kerap menjadi sasaran di halaman utama berita dan gosip. Profilnya menjadi salah satu penghuni patung lilin di Museum Madame Tussaud di London.
Jose Mourinho melewati musim pertamanya dengan Inter Milan di Italia pada musim 2008/2009 dengan sukses kala Inter merebut gelar ke-17 Liga ItaliaSerie-A. Inter meraih gelar usai AC Milan kalah 1-2 dari Udinese.

Karir Jose Mourinho di Chelsea FC
Pada tahun pertamanya sebagai manajer di Chelsea (2004-2005), Mourinho berhasil menjadikan Chelsea sebagai juara Liga Utama Inggris setelah masa penantian selama 50 tahun. Pada periode berikutnya, 2005-2006, kembali ia mengantar Chelsea menjadi juara Liga Utama Inggris tanpa kesulitan.
Di tahun ketiga, 2006-2007, Chelsea mengalami banyak cobaan karena cedera serius para pemain utamanya, antara lain kiper utama Petr Cech, kiper kedua Carlo Cudicini, kapten John Terry, serta Joe Cole, yang semuanya memerlukan istirahat panjang. Namun demikian, pada perode 2006-2007 ini, Mourinho tetap berhasil mengantar Chelsea meraih gelar ganda sebagai juara Piala Carling dan Piala FA.
Pada 20 September 2007, Mourinho tiba-tiba memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Chelsea melalui "persetujuan bersama" setelah bertemu dengan para petinggi klub. Dengan hengkangnya Jose dari Chelsea, maka Liga Utama Inggris kehilangan "the special one" (julukan bagi Jose Mourinho) yang terkenal dengan komentar-komentarnya yang selalu menjadi sorotan pers dan para pelatih lainnya.

Pelatih Inter Milan
Usai sembilan bulan tidak melatih, pada 2 Juni 2008, Mourinho resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan menggantikan Roberto Mancini yang dipecat pada 29 Mei 2008atau 72 jam sebelum penunjukannya. Oleh Massimo Moratti dia ditarget juara Liga Champions UEFA 2009 yang finalnya akan digelar di stadion Olimpico, Roma, Italia 27 Mei 2009.
Mourinho memilih Giuseppe Baresi, seorang mantan pemain Inter era 80-an sebagai asisten pelatih. Dia juga bekerja dengan Rui Faria (pelatih fisik), Silvino Louro (pelatih kiper) dan Andre Villas (asisten pelatih teknik). Tiga orang terakhir ini juga merupakan staf-stafnya selama melatih Chelsea dan Porto.
Pada 24 Agustus 2008, Mourinho memenangkan trofi pertamanya bagi Inter di Piala Super Italia usai menundukkan AS Roma 6-5 lewat adu penalti setelah berimbang 2-2 selama 120 menit pertandingan normal plus ekstra time.
Tapi ekspektasi Moratti akan gelar Liga Champions pupus sudah saat Inter kalah agregat 0-2 di babak 16 besar dari Manchester United pada 11 Maret 2009.
Musim perdana Mourinho musim 2008-09 di Italia terbilang cukup sukses. Dia sukses mempersembahkan trofi Seri A Italia sekaligus gelar ke-17 bagi Inter. Atas keberhasilan ini, kontraknya diperpanjang hingga 2012.
Musim 2009-10 bisa dibilang era keemasan Inter dibawah Mourinho. Terlebih, 28 April 2010, timnya sukses menyingkirkan juara bertahan FC Barcelona di semifinal Liga Champions dengan agregat 3-2. Otomatis hasil itu membawa Inter melaju ke final dan akan menantang Bayern Munich pada 22 Mei 2010 di Stadion Santiago Bernabéu. Ini merupakan final pertama La Beneamata sejak 38 tahun terakhir. Prestasi itu membuat nama Mourinho kian berkibar dan menjadi minat tim-tim elit Eropa seperti AC Milan dan Real Madrid untuk menjadikan dirinya sebagai pelatih di musim depan. Selain Liga Champions, Internazionale berpeluang merebut gelar Coppa Italia dan Serie A.
Trofi Coppa Italia merupakan prestasi pertama dari tiga trofi yang diincar pada musim 2009-10, Mourinho dan anak buahnya sukses mengalahkan AS Roma pada tanggal 6 Mei 2010 di Stadion Olimpico. Pada 16 Mei 2010, dia kembali mengantar Inter ke tangga juara Liga Italia sekaligus mencatat scudetto Inter yang ke-18 dan dalam lima musim berturut-turut setelah membekap Siena 1-0 di Artemio Franchi. Di Stadion Santiago Bernabeu pada tanggal 23 Mei 2010, Inter bersama Mourinho mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Bayern 2-0 lewat kaki emas Milito pada laga Final Champion. Inter menjadi tim Italia pertama yang merasakan Treble Winners. Hanya saja, kesuksesan bersama Inter itu membuat Mourinho ingin pergi dan mencari tantangan lain, tepatnya di Spanyol. Real Madrid adalah penunggu setia tanda tangannya.

Real Madrid
Saat ini Mourinho menjadi pelatih Real Madrid untuk satu musim ini 2011

Kehidupan pribadi
Pada tahun 1989, ia menikah dengan Matilde, yang telah dikenalnya sejak masa kanak-kanak. Mereka memiliki dua orang anak: Matilde and José Jr.
Ia dikenal memiliki kepribadian yang kuat, dan komentar-komentar yang pedas pada saat konferensi pers, Mourinho terikat perjanjian iklan di Eropa dengan Samsung,American Express dan perusahaan-perusahaan lain. Biografi resminya menjadi 'best-seller' di Portugal.
José Mourinho juga berperan dalam banyak kegiatan sosial di dunia, seperti proyek remaja untuk anak-anak Israel dan Palestina dan juga program sejenis di negaranya.  Pada 16 Mei 2007, Mourinho pernah ditahan dengan tuduhan melawan petugas polisi saat petugas polisi akan mengkarantina anjingnya.
Pada 23 Maret 2009 Jose Mourinho meraih gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Teknik di Lisbon, Portugal.
Mourinho dirumorkan bercerai dengan istrinya, Matiilde "Tami" Mourinho yang telah memberikannya dua anak, Matilde dan Jose Jr dari bahtera rumah tangga yang sudah didayuh selama 20 tahun. Sejumlah media mewartakan bila mantan pelatih Chelsea itu sering berbelanja di Milan sendirian.

Gelar
Dengan F.C. Porto:
§  Portuguese Liga (2): 2002/03, 2003/04
§  SuperCup Cândido de Oliveira : 2003
§  Piala Portugal : 2002/03
§  Piala UEFA : 2002/03
§  Liga Champions UEFA : 2003/04
Dengan Chelsea F.C.:
§  Premier League (2): 2004/05; 2005/06
§  Piala FA (1): 2006/07
§  English League Cup: 2004/05; 2005/06
§  Community Shield: 2005

 

Dengan Inter Milan:

§  Piala Super Italia : 2008
§  Liga Italia : 2008/09, 2009/10
§  Coppa Italia : 2009/2010
§  Liga Champions : 2009/2010